Pages

Sabtu, 11 Juni 2011

MANUSIA, SAINS DAN TEKNOLOGI

Sains dan teknologi dapatberkembang melalui penemuan (discovery), penciptaan (invention), melalui berbagai informasi dan rekayasa. Kegunaan iptek bagi manusia sangat bergantung dari moral, norma dan hukum yang mendasarinya. IPTEK tan pa nilai sangat berbahaya dan manusia tanpa IPTEK mencerminkan keterbelakangan.
Sains adalah ilmu pengetahuan yang teratur (sistematis) yang dapat diuji kebenarannya sesuai dengan realita. Sedangkan teknologi merupakan keterampilan manusia menggunakan sumber daya alam untuk memecahkan suatu masalah yang dihadapi dalam kehidupan.
Perkembangan teknologi. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat mendatangkan kamakmuram materi. Dengan menggunakan cabang-cabang ilmu pengetahuan baru, kita dapat memperoleh hasil.
Iptek dan nilai. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi bergerak cepat, sehingga perlu ditanggapi dan dipersiapkan dalam menghadapinya sesuai kebutuhan bangunan. Teknologi dapat membawa bencana, sebaliknya juga telah terbukti bahwa bagi mereka yang dapat memanfaatkannya teknologi tersebut dapat menolong mereka dalam meningkatkan kesejahteraan hidupnya.
 Manusia sebagai objek an subjek iptek. Dengan adanya kemajuan ilmu teknologi manusia dapat menciptakan perlengkapan yang canggih untuk berbagai kegiatan sehingga dalam kegiatan kehidupannya terseia berbagai kemudahan.

Makna iptek

  • Perkembangan teknologi dapat menghasilkan kemakmuran bagi masyarakat.misalnya seseorang yang tidak memiliki mobil pribadi tetapi masih bisa naik mobil walaupun mobil umum.
  • Sifat ketidakpuasan manusia mendorong kemajuan teknologi digunakan untuk memudahkan kehidupan manusia. Misalnya merasa tidak puas dengan harta yang dimilikinya saat ini.
Nilai iptek
  • IPTEK digunakan sesuai dengan kebutuhan pembangunan.misalnya adanya alat/ media belajar yang dibiarkan begitu saja.
  • Perkembangan IPTEK harus mampu menyesuaikan nilai yang dianut suatu masyarakat. Misalnya penggunaan telephon friend yang belum tentu sesuai dengan islam.
Tingkat teknologi berdasarkan penerapannya dapat dibagi sebagai berikut:
  1. Teknologi tinggi (Hi-tech) adalah suatu jenis teknologi mutahir yang dikembangkan dari hasil penerapan ilmu pengetahuan tersebut. Ciri-ciri teknologi ini adalah padat modal, didukung realitas riset dan pengembangannya, biaya perawatan tinggi, keterampilan operatornya tinggi dan masyarakat penggunanya ilmiah. Contoh bioteknologi, computer, laser, satelit komunikasi, dan sebagainya.
  2. Teknologi madya adalah suatu teknologi yang dapat dikembangkan dan didukung masyarakat yang lebih sederhana dan dapat digunakan dengan biaya dan kegunaan yang paling menguntungkan. Ciri teknologi ini adalah tidak memerlukan biaya yang sangat besar dan pengetahuan baru, karena telah bersifat rutin. Penerapan teknologi madya bersifat setengah padat modal dan padat karya, unsur-unsur yang mendukungnya biasanya dapat diperoleh didalam negeri dan keterampilan pekerjaannya tidak terlalu tinggi.
  3. Teknologi tepat guna. Ciri teknologi ini dengan skala modal kecil, peralatan yang digunakan sederhana dan pelaksanaanya bersifat padat karya. Biasanya dilakukan di Negara-negara berkembang, karena dapat membantu perekonomian pedesaan, mengurangi urbanisasi dan menciptakan tradisi teknologi dari tingkat paling sederhana.
Faktor penghambat manusia untuk maju, antara lain:
  1. Disiplin yang rendah.
  2. Daya juang yang rendah.
  3. Tidak jujur
  4. Bahasa, dan tidak adanya penghargaan.
Dampak negative atas penyalah gunaan IPTEK
Kemajuan IPTEK di satu sisi dapat membantu atau mempermudah kinerja manusia dalam menjalankan usaha/ kreativitas dan aktivitas, akan tetapi disisi lain dengan kemajuan dan perkembangan IPTEK dapat menghancurkan moral dan akhlak manusia, karena manusia tidak bisa mengambil nilai manfaat dari teknologi yang digunakan/ manusia menyalahgunakan IPTEK itu untuk kepentingan ”hasrat” sesaat. Beberapa dampak lain muncul antara lain dalam bidang informatika, persenjataan, biologi, medis dan lingkunganhidup.
 
Pengaruh perkembangan IPTEK terhadap pola kemanusiaan aliensi.
  1. Aliensi adalah suatu kondisi psikologis suatu individu yang dinafasi oleh kesadaran semu (misteri keabadian termasuk Tuhan), keberadaban, dan dirinya sendiri sebagai individu dan komunitas.
  2. Perkembanga IPTEK yang semakin pesat dan cenderung meniru budaya barat bisa jadi menciptakan sebuah aliensi budaya.
  3. Kemajuan-kemajuan memungkinkan banyaknya pilihan dan membuka kesempatan tumbuhnya materialism dan rasinolisme dengan kuar biasa, tuntutan hidup begitu tinggi, kemakmuran yang dicapai tidak terkendali, gaya hidup menjadi konsumtif dan hedonistik.
  4. Perkembangan teknologi yang melanda hidup manusia harus dikuasai pemanfaatannya. Jangan sampai perkembangan media menjadikan manusia sebagai objek, menyeret dan memaksanya pada modal kehidupan yang menyimpang.

0 komentar:

Poskan Komentar

 
Copyright (c) 2010 ILMU SOSIAL BUDAYA DASAR (ISBD). Design by WPThemes Expert

Themes By Buy My Themes, Gifts for GirlFriend And Skull Belt Buckles.